
Jika Semua Orang Bisa Menulis dengan AI, Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku?
Ada sebuah pemandangan ganjil yang kini menjadi pemandangan lumrah di zaman kita: seseorang mengetikkan sebaris kalimat instruksi di kotak perintah sebuah peranti kecerdasan buatan, menekan tombol enter, lalu menyandarkan punggungnya di kursi. Dalam tempo kurang dari tiga puluh detik—kurang dari…










