Strategi Bertahan Hidup bagi Penulis yang Ogah Jadi Budak AI

Dalam sebuah diskusi santai di pojok sebuah perpustakaan alternatif di Jakarta, seorang kawan melontarkan pertanyaan yang terdengar seperti vonis hukuman mati: “Mas, kalau semua orang sudah pakai AI untuk menulis esai, apa gunanya kita tetap mempertahankan cara lama yang lambat…









